Popup di Elementor adalah elemen overlay yang muncul di atas halaman website berdasarkan trigger tertentu. Popup dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti:

  • Form berlangganan newsletter
  • Promo dan diskon
  • Informasi penting
  • Login / register
  • Menu navigasi mobile

Apa Itu Interaction?

Interaction adalah efek atau respons visual yang terjadi ketika pengguna melakukan aksi tertentu, seperti hover, scroll, atau klik. Interaction bertujuan membuat website terasa lebih hidup dan interaktif.

Contoh interaction:

  • Hover effect pada button
  • Animasi saat scroll
  • Sticky header
  • Element muncul secara bertahap

Jenis-Jenis Popup di Elementor

1. Popup Promosi

Digunakan untuk menampilkan diskon, penawaran khusus, atau campaign marketing.

2. Popup Form

Digunakan untuk mengumpulkan data pengguna seperti email, nama, atau nomor telepon.

3. Popup Informasi

Menampilkan pengumuman, alert, atau informasi penting.

4. Popup Login / Register

Digunakan untuk website membership atau e-commerce.

Cara Membuat Popup di Elementor

  1. Masuk ke Dashboard WordPress
  2. Pilih Templates → Popups → Add New
  3. Beri nama popup
  4. Desain popup menggunakan widget Elementor
  5. Klik Publish

Trigger Popup

Trigger adalah kondisi yang menentukan kapan popup akan muncul.

Jenis trigger di Elementor:

  • On Scroll
  • On Scroll to Element
  • On Click
  • On Page Load
  • On Inactivity
  • On Exit Intent

Trigger ini memungkinkan popup muncul secara kontekstual dan tidak mengganggu pengguna.

Conditions Popup

Conditions menentukan di mana popup akan tampil.

Contoh conditions:

  • Entire Site
  • Include → Singular → Page
  • Include → Singular → Post
  • Include → WooCommerce

Dengan conditions, popup dapat ditampilkan secara spesifik sesuai kebutuhan.

Interaction di Elementor

1. Hover Effects

Elementor menyediakan hover effect pada:

  • Button
  • Image
  • Container
  • Icon

Pengaturan hover meliputi:

  • Warna
  • Scale
  • Shadow
  • Transform

2. Motion Effects

Motion effects memungkinkan animasi berdasarkan scroll.

Jenis motion effects:

  • Entrance animation
  • Scrolling effects
  • Mouse effects
  • Sticky element

3. Sticky & Offset

Sticky digunakan untuk membuat elemen tetap terlihat saat scroll.

Contoh penggunaan:

  • Sticky header
  • Sticky button CTA

Interaction Berbasis Scroll

Elementor mendukung interaksi berbasis scroll seperti:

  • Fade in
  • Slide up
  • Zoom
  • Reveal animation

Efek ini membantu menarik perhatian pengguna pada konten penting.

Popup & Interaction untuk Conversion

Beberapa strategi efektif:

  • Popup diskon dengan exit intent
  • CTA sticky di mobile
  • Form popup setelah scroll 50%
  • Animasi ringan pada tombol CTA

Kesalahan Umum

  • Popup muncul terlalu sering
  • Terlalu banyak animasi
  • Popup menutup konten utama
  • Tidak mobile-friendly

Tips Membuat Popup & Interaction yang Baik

  • Gunakan popup seperlunya
  • Utamakan tujuan (CTA jelas)
  • Gunakan animasi ringan
  • Uji di mobile & desktop
  • Pastikan mudah ditutup

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
About Author
Amri Sayyida

A Profesional Web Developer with over 5 years of experience. I am ready to collaborate with you!

Follow us on